Makanan yang Bisa Menyebabkan Kerusakan DNA

Harga Produk | Pentingnya kita mengatur pola makan dengan kombinasi menu makanan sehat dengan nilai gizi yang seimbang atau lebih tepatnya jika anda tidak selalu makan itu-itu saja di setiap harinya. Rekomendasi seperti ini ternyata memberikan manfaat tersendiri agar DNA tubuh tidak rusak. DNA rusak ? ya, DNA ternyata bisa rusak oleh fitokimia yang ada di dalam makanan yang rutin dikonsumsi. Apa saja makanan lain yang bisa merusak DNA tersebut ?

Makanan yang Bisa Menyebabkan Kerusakan DNA

 

makanan yang bisa menyebabkan kerusakan dna
Mentimun pahit

Saat anda makan mentimun, namun mentimun yang anda makan saat itu terasa pahit, jangan melanjutkan makan itu, karena dipercaya bisa menyebabkabkan kerusakan DNA. Peneliti mengungkapkan jika Cucurbitacins pada mentimun tersebut bisa menyebabkan DNA rusak.

Terlalu banyak mengonsumsi sayuran tertentu

Sayuran seperti lobak, kubis, kembang kol, kale, serta sawi memiliki fitokimia bernama Goitrogens yang bisa mengganggu kemampuan tiroid, sehingga memicu penyakit gondok yang menyerang. Jika pun anda ingin mengonsumsinya, harus dalam kondisi yang sudah dimasak dan porsi yang sedikit.

Kacang-kacangan

Kacang impor memiliki lebih banyak kandungan aflatoksin dibandingkan kacang lokal. Aflatoksinn sendiri merupakan komponen yang diproduksi dari beberapa senyawa alami yang bercaun dan karsinogenik. Sehingga ia bisa menyebabkan masalah berupa kanker hati, cacar lahir, sampai merusak DNA. Untuk menghindarinya, anda tentu harus mengenal secara benar tentang pengujian kacang-kacangan yang anda konsumsi.

Kunjungi juga : Penyebab Nyamuk Lebih Senang Menggigit Anda

Buah kering

Mitotoksin lainnya yang bisa merusak DNA tubuh manusia adalah Ochratoxin A. Mitotoksin ini akan masuk melalui makanan yang terkontaminasi seperti buah kering, biji-bijian sereal yang disimpan di tempat yang tidak tepat, juga apel busuk.

Produk olahan apel

Tak banyak kita tahu bahwa produk olahan apel, ada yang diproduksi dari apel busuk yang memiliki kandungan patulin (mitotoksin yang masuk dalam makanan). Patulin dalam apel tersebut ditambahkan dengan pamanis buatan dan pengawet yang bisa lebih berisiko menimbulkan kerusakan DNA.

Jadi, anda harus lebih cerdas memilih makanan yang akan dikonsumsi. Pastikan buah atau makanan yang anda pilih bebas dari bakteri atau mikroba yang justru akan berbalik membahayakan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *