Makanan Alami yang Bisa Menyebabkan Keracunan

Selama ini kita hanya tahu jika keracunan makanan, hanya terjadi setelah makanan tersebut basi, busuk, kadaluarsa, dan terpapar bahan kimia. Namun, nyatanya makanan yang masih segar dan terlihat sehat pun bisa memberikan efek keracunan pada tubuh ketika kita baru menyantapnya. Bahkan seorang pengacara Bill Marler menganjurkan kita untuk menghindari beberapa jenis makanan alami berikut ini agar tak mengalami keracunan.

Makanan Alami yang Bisa Menyebabkan Keracunan

 

makanan alami yang bisa menyebabkan keracunan

Tiram mentah

Dalam waktu 5 tahun terakhir ini, Marler banyak menemukan kasus keracunan akibat konsumsi jenis kerang-kerangan. Dan ternyata penyebabnya adalah suhu air yang menjadi tempat hidup kerang-kerangan tersebut mengalami peningkatan atau menghangat. Hal ini memicu perkembangan mikroba di dalam makhluk air tersebut, yang jika kita konsumsi akan menyebabkan keracunan atau sakit.

Daging mentah

Hindari daging setengah matang atau mentah yang menjadi tempat perkembangbiakan bakteri. Sebaiknya daging merah harus dimasak dengan suhu 160 derajat Celcius agar bisa membunuh bakteri di dalamnya seperti Salmonella dan E.coli.

Telur mentah

Bagi anda yang suka mengonsumsi telur setengah matang atau telur mentah, sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsinya mulai dari sekarang. Karena risiko keracunan cukup tinggi akibat kebiasaan seperti itu.

Susu yang tidak dipasteurisasi

Pasteurisasi susu atau minuman lain memang sangat dibutuhkan untuk membunuh bakteri atau kuman yang ada di dalamnya. Sehingga jika proses ini dilewatkan, itu artinya bakteri dan mikroorganisme lainnya yang bisa membahayakan tetap hidup di dalam minuman tersebut yang kemudian bisa masuk ke dalam tubuh manusia. Yang pada akhirnya menimbulkan beberapa gangguan atau keracunan.

Buah dan sayur yang baru dipotong

Marler juga menghimbau agar kita menghindari buah dan sayuran yang baru saja dipotong. Karena, semakin banyak orang yang memproses makanan tersebut, kemungkinan kontaminasi semakin tinggi.

Kecambah mentah

Menurut Marler, “ada banyak orang yang tidak memerhatikan kontaminasi pada kecambah”. Ia juga mengungkapkan, bahwa bukan hanya bakteri E.coli saja yang ada di dalam kecambah tersebut, melainkan bakteri Salmonella juga ikut menempel padanya.

Jadi, mulai dari sekarang anda harus lebih memerhatikan bahan makanan yang anda pilih, mencuci dan memasaknya dengan benar pula. Sehingga, masalah keracunan makanan bisa kita dihindari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *