Metode Memasak yang Bisa Membahayakan Kesehatan

Memilih makanan sehat untuk disantap setiap hari demi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, nyatanya bisa hancur karena proses atau cara memasak yang salah. Beberapa metode memasak ternyata bisa menghilangkan nutrisi yang ada di dalam makanan tersebut, bahkan sampai berbalik memberikan dampak negatif pada tubuh. Berikut ini teknik atau Metode Memasak yang Bisa Membahayakan Kesehatan, di antaranya :

Metode Memasak yang Bisa Membahayakan Kesehatan

Memasak yang sangat lama

Memasak sampai benar-benar matang atau sampai mendidih dalam waktu yang lama, memang dapat mencegah lemak dari oksidasi, namun cara seperti ini malah akan mengubah sifat protein. Salah satu contohnya adalah ketika anda mendidihkan daging selama berjam-jam, hal ini akan mengubah bahkan menghilan protein yang terkandungnya.

Slow cooking

Memasak secara perlahan mungkin bisa membuat masakan lebih enak karena anda terlihat begitu hati-hati dalam melakukan prosesnya. Namun, memasak dengan cara seperti ini justru bisa memecah kolagen yang terkandung di dalam makanan tersebut. Jika cara memasak seperti ini telah terbiasa anda lakukan dan sulit dihilangkan, anda bisa mengatasinya dengan menggunakan beberapa rempah atau bumbu dapur kaya antioksidan.

Menggoreng dengan minyak banyak

Memasak dengan menggunakan minyak yang banyak bisa membuat lemak teroksidasi dan protein berubah. Hal ini akan memicu banyaknya racun dan meningkatkan risiko kanker.

Menggunakan suhu sangat panas

Cara memasak seperti ini dikatakan bisa mengubah protein lebih banyak ketimbang dengan cara memasak lainnya. Memasak dengan suhu yang sangat panas dapat mengoksidasi lemak serta menyebabkan glutamat terbentuk akibat nutrisi daging yang sudah rusak.

Memanggang

Salah satu teknik yang baik dalam memanggang daging adalah dengan tidak membuatnya hangus atau berwarna hitam. Karena, bagian luar yang hangus ini justru bisa membahayakan tubuh anda. Jadi, sebaiknya pangganglah daging sampai nyaris kecoklatan serta bagian tengahnya setengah matang.

Barbequ

Memanggang daging di atas bara api akan menyebabkan lemak yang terkena bara api membentuk HCA dan PAH yang dikenal mampu mengakibatkan kanker maupun peradangan.

Membakar daging

Membakar daging, bahkan sampai hangus, bisa menyebabkan oksidasi molekul lemak. Lemak yang telah teroksidasi ini bisa menyebabkan hormon anda kurang sensitif pada insulin dan membuat tubuh menjadi gemuk. Selain itu, cara memasak seperti ini bisa menghasilkan zat karsinogen, sang pemicu kanker.

Mikrowave

Mikrowave yang digunakan untuk memasak maupun memanaskan makanan, bisa mengubah protein dalam makanan tersebut. Selain itu, mikrowave menghasilkan gelombang mikro yang bisa menimbulkan perubahan LDL, HDL, serta sel darah putih.

Dengan dampak yang beragam dari cara memasak di atas, sekarang saatnya anda untuk mengubah kebiasaan tersebut menjadi ke cara yang lebih baik.

Pantangan Makanan Saat Pengobatan Kanker Payudara

Pengobatan yang dijalankan untuk mengobati kanker payudara, ternyata bisa tak menyembuhkan kanker 100% jika pola hidup anda tetap berantakan. Untuk hasil yang lebih maksimal agar sel kanker payudara mati dan tak muncul kembali, pengobatan yang telah dilakukan harus disertai dengan menghindari beberapa Pantangan Makanan Saat Pengobatan Kanker Payudara berikut ini, di antaranya :

Pantangan Makanan Saat Pengobatan Kanker Payudara

Daging berlemak

Terlalu banyak mengonsumsi daging berlemak seperti daging sapi atau kerbau, bisa meningkatkan risiko kanker payudara, terutama jika anda menyukai daging olahan yang mengandung bahan pengawet. Selain itu, daging unggas yang menggunakan disuntik atau menggunakan obat kimia untuk pertumbuhan, harus anda waspadai, karena dinilai bisa memicu perkembangan sel kanker.

Seafood

Seafood dikatakan memiliki kandungan merkuri tinggi serta pengawet agar bisa tahan lebih lama. Hal ini tentu akan membahayakan kesehatan dan dinilai bisa memicu pertumbuhan sel kanker.

Sayuran (sawi putih, kangkung, cabai, dan tauge)

Ada beberapa jenis sayuran yang sebaiknya tidak anda konsumsi ketika sedang dalam masa pengobatan kanker payudara, yaitu sawi putih, kangkung, cabai, dan tauge.

Kandung dan sawi putih bisa mengganggu kinerja obat-obatan yang tengah dikonsumsi dalam masa penyembuhan kanker, sehingga tidak bisa berfungsi secara maksimal. Sedangkan tauge, ia dapat memicu perkembang sel kanker, dan cabai bisa merangsang aktivitas sadar yang memicu penurunan oksigen.

Di balik larangan pada beberapa jenis sayuran, anda justru direkomendasikan konsumsi brokoli. Karena, ia mengandung zat yang dapat menghentikan perkembangan sel kanker payudara.

Buah-buahan (durian, lengkeng, dan nangka)

Durian, lengkeng, dan nangka, diketahui memiliki kandungan alkohol yang bisa memicu perkembangan sel kanker. Jika anda suka buah, anda akan lebih baik untuk konsumsi buah blueberry maupun labu. Keduanya bisa membantu menekan pertumbuhan sel kanker payudara.

Susu tinggi lemak

Studi yang dilakukan pada 2013 lalu mengungkapkan bahwa, penderita kanker payudara yang minum susu tinggi lemak lebih dari 1 box atau karton, memiliki risiko 50% kematian dini dibandingkan mereka yang tidak minum. hal ini dikarenakan kandungan estrogen atau lemak dalam susu tersebut bisa memicu kanker yang berkaitan dengan hormon.

Para ahli menyarankan anda untuk lebih memilih susu kedelai yang mengandung isoflavon yang bisa menurunkan risiko kanker payudara. Teh hijau juga bisa menjadi pilihan pengganti susu tinggi lemak yang selalu dikonsumsi. Walaupun direkomendasikan, anda harus tahu takaran atau porsi saat mengonsumsinya.

Dibandingkan anda bersikukuh untuk konsumsi makanan-makanan diatas ketika masa pengobatan kanker payudara sedang dijalankan, lebih baik anda mencari alternatif lain untuk bisa menikmati makanan namun menyehatkan.

Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi Saat Sarapan

Sudah jelas diberitahukan bahwa sarapan menjadi hal penting tak sebaiknya tak anda lewatkan, dengan catatan menu sarapan yang harus sesuai dengan kebutuhan dan nilai gizi yang ada di dalam makanan tersebut. Karena, para ahli menyarankan anda untuk menghindari beberapa Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi Saat Sarapan berikut ini, antaran lain :

Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi Saat Sarapan

Daging olahan

Daging olahan yang lezat, seperti halnya sosis atau kornet, ternyata tidak cukup dalam memenuhi kebutuhan gizi untuk tubuh. Mengingat energi yang dibutuhkan ketika pagi hari dari ia makanan yang memiliki kandungan serat cukup. Selain itu, daging olahan seperti ini juga memiliki kandungan nitrat yang bisa memicu kanker jika dikonsumsi secara berlebihan.

Burger

Tak sedikit dari masyarakat dunia yang memilih burger sebagai menu serapan handalan karena praktis untuk disiapkan dan dimakan. Akan tetapi, sebenarnya burger justru bukan makanan terbaik bahkan sebaiknya dihindari untuk dijadikan menu sarapan akibat kandungan bahan pengawet dan saus di dalamnya yang bisa membuat virus dan bakteri mudah masuk ke dalam tubuh anda.

Jus siap saji/kemasan

Jus buah maupun sayuran memang dianjurkan untuk dikonsumsi dalam sarapan, namun jika jus yang anda gunakan adalah jus siap saji, sebaiknya urungkan niat tersebut. Hal ini dikarenakan jus siap saji atau jus kemasan memiliki kandungan gula yang tinggi dan bahan-bahan kimia lain yang bisa memicu peningkatan risiko diabetes.

Donat

Para ahli kesehatan berpendapat bahwa makanan yang terbuat dari tepung gula, tak baik dikonsumsi sebagai menu sarapan di pagi hari. Salah satunya jenis makanan manis yang disebut adalah donat. Mengingat akan kandungan gula yang tinggi ini, dapat meningkatkan risiko diabetes.

Permen atau dessert

Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi permen maupun dessert (makanan penutup) di pagi, karena kandungan gula serta karbohidrat yang tinggi ada di dalam makanan-makanan tersebut.

Mulai sekarang, berusahalah untuk konsumsi makanan dan minuman sehat yang tepat untuk sarapan agar kualitas hidup anda lebih baik.

Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Masalah Kesehatan

Tak dapat dipungkiri jika setiap individu memiliki kebiasaan uniknya masing-masing. Namun, apakah anda tahu jika beberapa dari kebiasaan tersebut ternyata ada yang memberikan dampak negatif pada kesehatan tubuh ? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Masalah Kesehatan

 

Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Masalah Kesehatan

1. Menggigit kuku

Beberapa orang atau mungkin anda memiliki kebiasaan menggigit kuku ketika sedang khawatir atau panik. Kebiasaan seperti ini rupanya bisa membuat kuman dari kuku berpindah ke mulut dan kemudian dengan tak sengaja anda menelannya. Hal ini tentu akan memberikan dampak buruk pada kesehatan di waktu yang akan datang.

2. Tak cuci tangan setelah buang air

Ketika selesai buang air kecil atau besar, anda hanya akan teringat untuk maaf “cebok”, tanpa mengingat untuk mencuci tangan setelah hal itu dilakukan. Padahal, para ahli telah mengingatkan bahwa ada berbagai jenis bakteri yang tersembunyi di balik kuku anda setelah cebok dilakukan, seperti bakteri Salmonell, E.coli, serta Novovirus.

3. Menggunakan tangan sebagai tisu

Sebagian besar orang selalu menggunakan tangan dalam beragam fungsi, seperti menutup mulut ketika bersin. Kebiasaan ini dikatakan bisa mempercepat penyebaran kuman ke dalam tubuh. Terlebih jika anda tidak segera mencuci tangan setelah melakukan aktivitas tersebut.

4. Membuka bungkusan dengan gigi

Ketika anda sulit membuka bungkusan makanan atau benda, anda kerap menggunakan gigi untuk memudahkannya. Kegiatan tersebut justru dapat membuat kuman tersebar dengan mudah dari bungkus makanan tersebut ke mulut anda sendiri.

Artikel lainnya :

5. Mengunyah pulpen

Seperti halnya menggigit kuku, orang-orang juga dikenal sering menggigit atau mengunyah pulpen ketika sedang merasa kebingungan. Namun, di balik kebiasaan itu, tersimpan risiko penyebaran kuman yang bisa menyebabkan timbulnya beberapa penyakit.

Setelah tahu bagaimana dampak atau efek yang bisa dirasakan dari kebiasaan buruk tersebut, kini saatnya anda untuk menghentikannya agar hidup anda lebih sehat dan terjamin.

Penyebab Lama Tidur Tapi Masih Mudah Ngantuk

Pernahkah anda merasakan kantuk yang begitu hebat di pagi hari, padahal anda sendiri telah tidur dalam batasan yang sewajarnya ? Jika iya, temukan penyebab dari masalah tersebut di artikel hargaalami.com kali ini.

Penyebab Lama Tidur Tapi Masih Mudah Ngantuk

 

Penyebab Lama Tidur Tapi Masih Mudah Ngantuk

Minum kopi terlalu banyak

Tentu anda sudah tau jika kafein dalam kopi bisa membuat tubuh tetap terjaga. Akan tetapi, jika asupan kafein dalam tubuh terlalu besar, hal tersebut justru akan membuat tubuh mudah lelah. Di sini, hormon adrenalin diperintahkan untuk bekerja dengans angat keras, sehingga membuat tubuh tak bisa beristirahat dan akibatnya ngantuk selalu menyerang walaupun anda baru beberapa menit bangun tidur.

Hormon yang tidak seimbang

Hormon yang tidak seimbang adalah salah satu gangguan kesehatan yang tidak mudah untuk didiagnosa dari awal. Akan tetapi, rasa lelah yang berlebihan bisa menjadi pertanda bahwa hormon dalam tubuh tidak seimbang.

Stress

Stress yang berasal dari pikiran bisa juga membuat anda merasakan lelah yang begutu hebat. Untuk itu, saat anda lelah, cobalah untuk mengambil napas sejenak saja demi meredakan ketegangan.

Kekurangan asupan nutrisi

Pakar kesehatan mengungkapkan, ketika tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, maka anda akan cepat merasa lelah yang membuat kantuk menyerang dengan mudah. Oleh karena itu, pastikan untuk mendapatkan asupan nutrisi lengkap dalam sehari-hari seperti karbohidrat, lemak, Protein, serta serat. Nutrisi lengkap tersebut bisa membuat tubuh mampu bertahan lebih lama dan terhindar dari lelah maupun rasa kantuk.

Dehidrasi

Ketika tubuh tidak mendapatkan cairan yang cukup, rasa kantuk yang terlalu sering menjadi salah satu awal gejalanya, Riset yang dilakukan para ahli pun menunjukan bahwa tubuh membutuhkan banyak air agar selalu bertenaga dan fokus.

Jarang olahraga

Olahraga menjadi kegiatan fisik yang perlu anda masukkan di daftar harian, karena tubuh yang jarang atau malas berolahraga akan merasa mudah lelah dan mengantuk. Hal ini dikarenakan, olahraga dapat membantu kelancaran sistem metabolisme tubuh.

Itulah beberapa alasan yang bisa menyebabkan anda mudah mengantuk padahal sudah tidur dalam waktu yang cukup bahkan lebih.