7 Bahaya Konsumsi Telur Mentah bagi Kesehatan

Mungkin anda sering melihat orang mengonsumsi telur secara mentah, tapi tahukah anda bahwa konsumsi telur mentah dapat menimbulkan beberapa dampak buruk bagi kesehatan ? Simak penjelasannya berikut ini.

7 Bahaya Konsumsi Telur Mentah

 

bahaya telur mentah

Mengalami keracunan

Telur mentah memiliki kandungan bakteri Salmonella enteriditis yang dapat menyebabkan keracunan makanan dalam waktu 5 sampai 36 jam setelah mengonsumsinya. Keracunan yang terjadi bisa dilihat dengan munculnya beberapa gejala berupa sakit perut, demam, dehidrasi, sampai sakit kepala yang tak kunjung sembuh. Anak-anak yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah lebih rentan mengalami keracunan telur mentah.

Walaupun tak semua telur mempunyai bakteri tersebut, namun alangkah baiknya untuk menghindari konsumsi telur mentah. Masaklah telur sebagaiman yang telah banyak dianjurkan kematangannya.

Alergi

Telur mentah juga memiliki kandungan zat Lysozyne yang dapat memicu reaksi alergi seperti gatal dan ruam pada kulit. Selain itu, kandungan ovomucoid yang ada di dalam telur mentah juga dapat menimbulkan gangguan pada kulit seperti gatal, bengkak, sampai vesikula.

Kekurangan biotin

Zat avidin yang menjadi jenis protein dalam telur mentah dapat menganggu penyerapan biotin atau vitamin B7. Kekurangan biotin ini akan memicu timbulnya penurunan berat baban, gangguan kulit, nyeri otot, rambut rontok, sampai sering mengantuk.

Baca juga : 8 Makanan Sehat Ini Mampu Lawan Bahaya Anoreksia

Eksim

Zat avidin juga dapat memicu terjadinya peradangan dan iritasi kulit yang memicu pelepuhan atau gelembung kecil pada kulit.

Gangguan pernapasan

Kandungan ovomucoid dalam telur mentah dapat menyebabkan terjadinya gangguan pernapasan seperti batuk.

Gangguan ginjal

Telur dari ayam-ayam yang dipelihara di sebuah peternakan, biasanya akan diberi pakan berupa campuran bahan kimia, termasuk melamin. Melamin yang menjadi salah satu bahan pembuatan plastik ini dapat memicu gangguan pada ginjal. Walaupun kemungkinan kandungan melamin ada dalam telur sangat kecil, namun sebaiknya anda perlu waspada dengan menghindari konsumsi telur mentah.

Kekurangan nutrisi

Pada sebuah jurnal yang diterbitkan tahun 1998, kandungan protein yang ada di dalam telur mentah hanya bisa diserap tubuh sekitar 50%. Sedangkan untuk telur yang matak sudah dimasak, protein dalam telur akan bisa diserap sebanyak 90%.

Itulah beberapa dampak negatif jika mengonsumsi telur mentah, terlebih jika sering mengonsumsinya. Hal ini juga menjadi bukti bahwa telur matang yang telah dimasak lebih baik dengan telur mentah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *